Pagi itu bergerak lambat dalam detik yang rapat
Kudekap kau dalam perjalanan menuju harapanku
begitu hangat...
Nak...
Harapanku terlalu sempurna
Aku tak sanggup menatapmu
Terhampar jauh di sela detak ada samar yang mulai berkabar
Aku tak ingin menyadari ini adalah bagian tentang akhir dan awal
Nak...
Aku tak sanggup menatapmu
Dalam pelukku, aku tau kau tenang
Setenang air mata yang mulai mengikis harapan
Dan Tuhan menutup cerita kita di sini
Nak..
Aku tak sanggup menatapmu
Pku, 30 Juli 2021
No comments:
Post a Comment