Monday, 9 August 2021

Cerita Kita Pagi Itu

Pagi itu bergerak lambat dalam detik yang rapat
Kudekap kau dalam perjalanan menuju harapanku
begitu hangat...

Nak...
Harapanku terlalu sempurna
Aku tak sanggup menatapmu
Terhampar jauh di sela detak ada samar yang mulai berkabar
Aku tak ingin menyadari ini adalah bagian tentang akhir dan awal

Nak...
Aku tak sanggup menatapmu
Dalam pelukku, aku tau kau tenang
Setenang air mata yang mulai mengikis harapan
Dan Tuhan menutup cerita kita di sini

Nak..
Aku tak sanggup menatapmu

Pku, 30 Juli 2021

Video Musikalisasi Puisi


No comments: